Am dari embrio yang terbentuk dalam rahim Em segumpal darah berkembang dalam janin Am lalu tumbuhnya tulang terbalut daging Em berproses jadi makhluk berakal batin
Am mulai balita merekam jejak dalam memori Em terprogram dari rasa ingin tahu menjadi Am dalam bentuk pertanyaan kan terlontar dari Em gerak gerik tata bahasa yang multi fungsi
Am tumbuh besar dalam rimba tatanan kota Em tak lepas peran uang setiap gerak tertera Am celah bias harapan mencari dalam terang dan Em gelap sahabat dalam sesat arah yang bimbang
AmEm kini mulai hilang rasa takut Am fase remaja telah larut Em terbawa hanyut dalam segala kemelut
AmBm rasa syukur nyata dalam doa Am melihat buah hati tertawa Em istri tersenyum dalam bias cahaya
Am merakit mimpi mulai dari SMA Em merajut asa dalam tapak yang penuh darah Am hiasi makna yang tergali dalam problema Em kesalahan adalah guru paling berharga
Am kata demi kata mengalir dalam pena Em tepat di atas kertas seiring deruh raga Am atas panggung dari kota lalu demi kota Em menyambung hidup dalam suara berbentuk nada dan
Am ingin bisa berkarya sampai tak ada Em lagi nafas yang terhembus dalam hari Am mulai dari 20 april 93 Em sampai Tuhan memanggil nanti ke surga
Bm dari embrio yang terbentuk dalam rahim F#m segumpal darah berkembang dalam janin Bm lalu tumbuhnya tulang terbalut daging F#m berproses jadi makhluk berakal batin
Bm mulai balita merekam jejak dalam memori F#m terprogram dari rasa ingin tahu menjadi Bm dalam bentuk pertanyaan kan terlontar dari F#m gerak gerik tata bahasa yang multi fungsi
Bm tumbuh besar dalam rimba tatanan kota F#m tak lepas peran uang setiap gerak tertera Bm celah bias harapan mencari dalam terang dan F#m gelap sahabat dalam sesat arah yang bimbang
BmF#m kini mulai hilang rasa takut Bm fase remaja telah larut F#m terbawa hanyut dalam segala kemelut
BmC#m rasa syukur nyata dalam doa Bm melihat buah hati tertawa F#m istri tersenyum dalam bias cahaya
Bm merakit mimpi mulai dari SMA F#m merajut asa dalam tapak yang penuh darah Bm hiasi makna yang tergali dalam problema F#m kesalahan adalah guru paling berharga
Bm kata demi kata mengalir dalam pena F#m tepat di atas kertas seiring deruh raga Bm atas panggung dari kota lalu demi kota F#m menyambung hidup dalam suara berbentuk nada dan
Bm ingin bisa berkarya sampai tak ada F#m lagi nafas yang terhembus dalam hari Bm mulai dari 20 april 93 F#m sampai Tuhan memanggil nanti ke surga